03/05/2026
Ditulis olehAdmin Gampong
33
Kutabahagia.com – Pemerintah Gampong Kuta Bahagia, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), resmi meluncurkan dan mensosialisasikan alat pengusir hama yang merupakan Teknologi Tepat Guna (TTG) untuk meningkatkan hasil panen padi. Peluncuran ini berlangsung di Gedung Serba Guna Gampong Kuta Bahagia pada Rabu (18/12/2024).
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPRK Abdya Roni Guswandi, S.Pi, anggota DPRK dari Partai Gelora Deviyani, Sekretaris APDESI Abdya Osha Yurahman, dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Keuchik Gampong Kuta Bahagia, M. Yasal, melalui Tuha Peut Idris menyebutkan bahwa sosialisasi ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan sektor pertanian, terutama padi.
“Gampong Kuta Bahagia memiliki potensi besar sebagai penghasil padi. Infrastruktur tambahan sangat diperlukan untuk mendukung peningkatan kualitas hasil pertanian,” ujar Idris
Idris menambahkan, penggunaan teknologi ini berfungsi sebagai alat pengusir hama, seperti burung, yang kerap merusak tanaman padi. Dengan alat ini, diharapkan hasil panen petani akan lebih optimal sesuai dengan harapan masyarakat.
“Dengan pemanfaatan teknologi ini, hasil panen dapat dimaksimalkan, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara signifikan,” ujar Roni yang akrab disapa Abi Roni.
Abi Roni juga berharap Gampong Kuta Bahagia dapat menjadi role model penerapan teknologi tepat guna di Abdya. Ia juga mendorong para pemuda kreatif untuk terus berinovasi, misalnya menciptakan alat penabur pupuk atau teknologi lain yang mendukung ketahanan pangan.
“Presiden kita, Bapak Prabowo Subianto, memiliki visi besar untuk swasembada pangan pada 2027. Kami di Abdya siap mendukung penuh cita-cita ini, terlebih dengan Bupati terpilih Safaruddin yang akan mulai menjabat Februari mendatang,” tambah Abi Roni.
Inovasi teknologi yang diperkenalkan di Gampong Kuta Bahagia ini bernama “Lam Peungeh”, yang memiliki tiga fungsi utama, yaitu pengusir burung dengan radius 200–400 meter, penangkap hama, dan pembangkit listrik gratis.
“Alat ini telah diuji di dua lokasi, yaitu Blang Poroh di Gampong Keude Paya dan Gampong Suka Damai di Kecamatan Lembah Sabil. Hasilnya sangat memuaskan, terutama dalam menangkap hama seperti wereng, walang sangit, dan penggerek batang,” jelas Muhammad Fajil, pencipta teknologi ini.
Fajil berharap pemerintah daerah memberikan dukungan lebih, seperti membentuk Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) di bawah naungan BRIN. Menurutnya, BRIDA dapat menjadi wadah bagi para pemuda Abdya yang memiliki potensi untuk menciptakan inovasi demi kemajuan daerah.
“Saya kecewa karena Abdya belum memiliki BRIDA, sementara beberapa kabupaten lain di Aceh sudah mengusulkannya. Ini penting agar bakat anak muda dapat tersalurkan dengan baik,” pungkasnya. (*)
Sumber: Acehglobalnews.com
Bagikan:
Berita lainnya :
GAMPONG KUTA BAHAGIA KECAMATAN BLANGPIDIE MELAKUKAN PENETEPAN DAN PENGESEHAN APB-DES TAHUN 2026
19/05/2026
Dilihat29
kali
Semarak Takbiran di Kuta Bahagia, Warga Rayakan Idulfitri dengan Takbiran Bersama Dimushalla Gampong
21/03/2026
Dilihat108
kali
Masyarakat gampong Kuta Bahagia menggelar kegiatan buka puasa bersama, sekaligus menyalurkan tali asih kepada anak yatim- Piatu di Gampong Kuta Bahagia
15/03/2026
Dilihat151
kali
Ibu - ibu PKK Gampong mengikuti pelatihan pembuatan keripik jengkol
01/02/2026
Dilihat204
kali
WARGA KUTA BAHAGIA MEMPERINGATI ISRAJ MI’RAJ DI MUSHALLA GAMPONG
23/01/2026
Dilihat122
kali
Majelis Taklim Gampong Kuta Bahagia Menekan Nilai Keagamaan Dalam Kehidupan Sehari-hari
05/01/2026
Dilihat199
kali