03/09/2026
Ditulis olehAdmin Gampong
75
**BLANGPIDIE, kutabahagia.com** — Pemerintah Gampong Kuta Bahagia, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), menggelar Rembuk Stunting sebagai upaya memperkuat koordinasi dan komitmen lintas sektor dalam mencegah serta menangani stunting di tingkat gampong.
Kegiatan tersebut dihadiri Keuchik Gampong Kuta Bahagia, Muhammad Yasal, S.IP., Bidan Desa Fitri Wahyuni, S.Keb., Bdn., Kepala Puskesmas Blangpidie drg. Khalid Mubarak, Sekretaris Kecamatan Blangpidie Masrial Akbar, serta Pendamping Desa (PD) Kecamatan Blangpidie, Herizal.
Rembuk Stunting juga melibatkan kader kesehatan dan seluruh aparatur Gampong Kuta Bahagia. Forum tersebut menjadi ruang koordinasi untuk mengidentifikasi berbagai persoalan terkait kesehatan ibu dan anak serta membahas langkah pencegahan stunting yang dapat dilakukan secara bersama dan berkelanjutan.
Sejumlah hal menjadi perhatian dalam pembahasan, antara lain pemenuhan kebutuhan gizi ibu dan anak, kesehatan ibu hamil, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita, serta penguatan peran kader kesehatan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
Keuchik Gampong Kuta Bahagia, Muhammad Yasal, S.IP., mengatakan pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, tidak hanya pemerintah gampong dan tenaga kesehatan.
“Pencegahan stunting membutuhkan kerja sama semua pihak. Pemerintah gampong, tenaga kesehatan, kader, aparatur gampong, dan masyarakat memiliki peran masing-masing dalam memastikan kesehatan ibu dan anak menjadi perhatian bersama,” kata Muhammad Yasal.
Menurutnya, koordinasi yang baik antara pemerintah gampong dan berbagai pihak terkait diperlukan agar langkah pencegahan stunting dapat dilaksanakan secara tepat sasaran.
Ia berharap Rembuk Stunting tidak hanya menjadi forum pembahasan, tetapi dapat menghasilkan langkah konkret yang dapat diterapkan di tengah masyarakat.
“Kita berharap hasil dari rembuk ini dapat ditindaklanjuti melalui kegiatan yang nyata dan berkelanjutan, terutama dalam meningkatkan perhatian terhadap gizi, kesehatan ibu dan anak, serta tumbuh kembang balita,” ujarnya.
Sementara itu, keterlibatan tenaga kesehatan dan kader dinilai penting dalam melakukan pemantauan sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai faktor-faktor yang dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak.
Pemerintah Gampong Kuta Bahagia berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan pihak kecamatan, puskesmas, pendamping desa, kader kesehatan, serta masyarakat dalam mendukung program pencegahan stunting.
Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan dan pemenuhan gizi sejak masa kehamilan hingga periode pertumbuhan anak, sehingga dapat mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan tumbuh secara optimal.
Rembuk Stunting tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama Gampong Kuta Bahagia dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam percepatan pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten Aceh Barat Daya.
Penulis : Husnul Khamal
Edior : Admin Gampong
Bagikan:
Berita lainnya :
Gampong Kuta Bahagia Gelar Peringatan Maulid Nabi 12 Rabiul Awal 1448 H dengan Zikir dan Doa Bersama
25/08/2026
Dilihat134
kali
Gebyar Lomba HUT RI ke-81 Gampong Kuta Bahagia Meriahkan Semangat Kemerdekaan
20/08/2026
Dilihat105
kali
Pemerintah Gampong Kuta Bahagia dan Masyarakat Ucapkan Selamat HUT ke-12 PDAM TIRTA Aceh Barat Daya
14/07/2026
Dilihat179
kali
Gampong Kuta Bahagia Gelar Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
21/06/2026
Dilihat136
kali
Posyantek Harapan Nanggroe Mengikuti Lomba Posyantek Terbaik
21/05/2026
Dilihat136
kali
GAMPONG KUTA BAHAGIA KECAMATAN BLANGPIDIE MELAKUKAN PENETEPAN DAN PENGESEHAN APB-DES TAHUN 2026
19/05/2026
Dilihat209
kali